Minggu, 10 November 2019

Expert System

Apa itu Expert System?

Sistem Pakar (Expert System) merupakan suatu sistem yang menggunakan pengetahuan manusia dalam komputer untuk memecahkan masalah yang biasanya dikerjakan oleh seorang pakar, misalnya : Dokter, Lawyer, Analist Keuangan, Tax Advisor. Sistem pakar dapat mendorong perhatian besar diantara ahli komputer dan spesialist informasi untuk mengembangkan sistem membantu manajer dan non manajer memecahkan masalah. Sistem Pakar terdiri dari 4 bagian yaitu:
1. User Interface
2. Knowledge Base
3. Inference Engine
4. Development Engine
Jenis-jenis Expert System
a. Interpretasi : Menghasilkan deskripsi situasi berdasarkan data sensor
b. Prediksi : Memperkirakan akibat yang mungkin dari situasi yang diberikan.
c. Diagnosis : Menyimpulkan kesalahan sistem berdasarkan gejala.
d. Design : Menyusun objek-objek berdasarkan kendala.
e. Planning : Merencanakan tindakan.
f. Monitoring : Membandingkan hasil pengamatan dengan proses perencanaan.
g. Debugging : Menentukan penyelesaian dari kesalahan sistem.
h. Reparasi : Melaksanakan rencana perbaikan.
i. Instruction : Diagnosis, debugging dan reparasi kelakuan pelajar.
j. Control : Diagnosis, debugging dan reparasi kelakuan sistem
Komponen Expert System :
  1. User Interface digunakan manajer untuk memasukkan instruksi dan informasi dari sistem. Metode input yang digunakan oleh manajer yaitu:
    · Menu
    · Command
    · Natural Language
    · Output Expert System memakai 2 bentuk penjelasan (explanation) :
    · Explanation of Question
    · Explanation of Problem Solution
  2. Knowledge Base terdiri dari fakta yang menggambarkan problem domain dan juga teknik penyajian yang menggunakan fakta sesuai logika. Aturan(rules) merupakan rincian dalam situasi yang tidak berubah: Kondisi benar dan tidak benar, tindakan yang diambil bila kondisi benar.
  3. Interface Engine merupakan bagian dari Expert System yang membentuk Reasoning dengan menggunakan isi dari knowledge base dalam urutan tertentu. Dua metode yang digunakan dalam Expert System untuk mengamati Rules, yaitu Penalaran ke depan (Forward) atau Forward Chaining, dan Penalaran ke Belakang (Revierse) atau Backward Chaining.
  4. Development Engine digunakan untuk membangun Rule Set dengan pendekatan pada Bahasa Pemrograman (Programming Language), dan Bagian Expert System (Expert System Shell) Proses Pengembangan Sistem;

Contoh Expert : 

1.   MYCIN digunakan untuk diagnosa penyakit
2.   Dendral digunakan untuk mengidintifikasikan struktur molekul campuran kimia yang tidak     dikenal.
3.   XCON & XSEL digunakan untuk konfigurasi sistem komputer besar.
4.   Prospector digunakan untuk bidang biologi.

      Saran
System pakar sangat berperan penting dalam membantu expert expert untuk menjelaskan kepada client client nya dan client nya pun mempunyai pilihan pertama di saat mengalami hal yang tidak terduga dan harus menemui seseorang yang ahli di bidangnya. Untuk saran dari saya tidak banyak, hanya saja dalam suatu sistem harus di berikan penjelasan yang detail. Karena sistem tersebut terkadang menjadi acuan sebuah client untuk mengambil sebuah pilihan.


SOURCE : 

      https://giansister.wordpress.com/2017/10/16/pengertian-expert-system-beserta-contohnya/
https://elhasbyblog.wordpress.com/kuliah-2/expert-system-sistem-pakar/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar